Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Making do ~ Cerpen Italo Calvino







 Cerpen Italo Calvino





Ada sebuah kota dimana segalanya dilarang.

Kini, semenjak satu hal tak dilarang–permainan kayu malele, warga kota biasanya berkumpul di padang rumput-samping kota dan menghabiskan hari disana dengan bermain kayu malele.

Dan karena undang-undang yang melarang diperkenalkan satu persatu dan selalu punya alasan bagus, tak ada yang menemukan alasan untuk mengeluh atau punya masalah membiasakan diri dengannya.

Tahun-tahun berlalu. Suatu hari kepolisian melihat bahwa tak ada alasan lagi mengapa semuanya harus dilarang dan mereka mengirim suruhan untuk memberitahukan para warga bahwa mereka dapat melakukan apapun yang mereka inginkan.

Suruhan itu pun pergi ke tempat dimana para warga biasa berkumpul.

“Dengarkan, dengarkan,” mereka mengumumkan. “Tak ada yang dilarang lagi.”

Orang-orang masih terus memainkan kayu malele.

“Paham?” Suruhan itu bersikeras. “Kau bebas melakukan apapun yang kau inginkan.”

“Bagus,” jawab warga. “Kami bermain kayu malele.”

Suruhan-suruhan itu sibuk mengingatkan mereka banyak hal menakjubkan dan pekerjaan berguna–yang pernah mereka terlibat didalamnya dan sekarang mereka bisa telibat lagi. Tapi para warga tak mau mendengarkan dan masih terus saja bermain, memukul dan memukul, bahkan tanpa berhenti untuk bernafas.

Melihat bahwa usaha mereka sia-sia, suruhan-suruhan itu pergi-memberitahukannya ke kepolisian.

“Mudah,” kata kepolisian. “Mari kita larang permainan kayu malele.”

Saat itulah orang-orang memberontak dan membunuh banyak dari mereka.

Lalu tanpa menyia-nyiakan waktu, mereka kembali bermain kayu malele.






------------------------------------------------------------------------------------------------ 
Cerpen ini terdapat didalam buku kumpulan cerpen spekulatif-Numbers In The Dark And other stories karya Italo Calvino.