Cerita Sejarah Tugu Pahlawan Aman Dimot - googlegayo.com

Sabtu, 11 April 2020

Cerita Sejarah Tugu Pahlawan Aman Dimot

  
Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh..
Selamat untuk Serinen semua dimanapun kalian berada ..

Hehehe lama gak nulis mengenai pariwisata di takengon nih soalnya lagi sibuk ngurusin kegiatan lain.

Oke kali ini Google Gayo mau cerita soal tugu di Takengon yang menjadi salah satu landmark kota tersebut yaitu tugu aman dimot.

Tugu ini merupakan tugu pahlawan yang bernama Aman Dimot yang berjuang dan bertahan melawan belanda di era 1940an. Pada saat itu daerah aceh merupakan daerah yang paling sulit ditaklukkan oleh belanda. Banyak pejuang di aceh yg lahir di tahun tersebut cut nyak dien cut mutiah tengku umar dan lain sebagainya.

Aman dimot sendiri adalah anggota pasukan dari tim peperangan melawan belanda yang dipimpin oleh ilyas leube. Beliau terkenal sebagai pemuda yang sangat berani dan tidak mengenal rasa takut.

Beredar cerita bahwa aman dimot adalah orang yg kebal terhadap timah panas.Belanda sendiri mengakui peperangan yang paling menghabiskan biaya perang adalah saat menaklukkan area aceh.

Saat itu ilyas Leube meminta pasukan untuk mundur dikarenakan kekurangan orang senjata dan juga logistik.namun hanya aman dimot yang menolak untuk mundur dan menghadapi Belanda dengan cara face to face. Pasukan belandapun kaget mengetahui bahwa aman dimot tidak mempan terhadap peluru.

Namun akibat kelelahan aman dimot berhasil ditangkap oleh pasukan lawan. Setelah ditangkap mulut aman dimot dipaksa untuk menelan geranat yang dimasukan oleh tim lawan. Tak puas dengan hal tersebut belanda mencoba menghancurkan tubuh pahlawan tersebut dengan tank baja.

Sebagai bentuk penghormatan dari Takengon maka dibuatkanlah tugu untuk mengenang pahlawan asli kota kopi tersebut. Namun ironisnya pemerintah sendiri belum mengabadikan nama aman dimot sebagai pahlawan Nasional sampai saat ini. (Google Gayo)

Jangan Lupa Untuk Berbagi Informasi Kepada Sesama