Menyikapi Pandemi Covid-19 Stay Positive Every Time

Menyikapi Pandemi Covid-19 Stay Positive Every Time
Daftar Isi Artikel
Dunia sedang digemparkan dengan wabah besar atau pandemi, yaitu datangnya makhluk biologis bernama "virus corona". Sudah hampir empat bulan lamanya, dunia berkecamuk dengan makhluk ini. Banyak korban berjatuhan setiap harinya, bahkan terus bertambah. Maka dari itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mengurangi pembatasan sosial hingga sekarang.

Pernahkah kita berfikir, merenungkan apa yang sebenarnya terjadi sekarang. Bencana yang amat besar ini tak kunjung selesai. Kecemasan, rasa khawatir mulai menyelimuti hati ini. Datangnya bencana ini seolah-olah adalah "drama" kehidupan yang penuh rekayasa. Tapi kita tidak bisa menyimpulkan begitu saja. Ini semua adalah takdir, ketetapan Tuhan yang Maha Kuasa. Sebagai hamba-Nya, kita hanya bisa berdoa dan menerima. Kita hanya perlu mengambil pelajaran dari bencana besar ini.

Kunci utama dalam menghadapi semua ini adalah berpikir positif.
Dengan berpikir positif, maka kita akan terdorong melakukan 3 hal: yaitu Husnudzan (berprasangka baik), raja' (berharap), dan taubat (meminta ampunan).

Menyikapi dengan Husnudzan

  • Husnudzan kepada Allah swt., bahwa adanya pandemi ini Allah tengah mengingatkan kita agar kita bisa lebih dekat dengan-Nya. Allah mengingatkan agar senantiasa menjaga kesehatan, menjauhi makanan haram, dan tetap berada di jalan-Nya. 
  • Husnudzan terhadap orang lain. Pembatasan sosial adalah cara pemerintah untuk menghentikan penyebaran virus. Tetaplah berfikir positif, bahwa ini adalah cara yang terbaik. Tinggal kita memanfaatkan waktu kita di rumah untuk tetap beribadah, tetap produktif, dan tetap menjaga kesehatan.
  • Husnudzan terhadap diri sendiri dengan terus berpikir positif. Jangan terlalu khawatir, jangan terlalu cemas, jangan panik, dan jangan sampai stres.


Menyikapi Dengan Raja'
  • Berharap, perbanyaklah berdoa kepada Allah agar pandemi ini segera berakhir, dan dunia ini diberikan keselamatan selalu.
  • Berharap kepada Allah agar diberikan pengampunan dosa dan kesalahan yang kita lakukan, dan memohon maaf atas segala kerusakan yang telah kita lakukan di muka bumi.
  • Memperbanyak beribadah seperti berdzikir, membaca Al-Quran, shalat fardu dan sunnah, belajar, dan mengharap keberkahan atas apa yang dilakukan.
  • Berharap diberikan kesehatan dan panjang umur ditengah pandemi covid-19.
  • Meminta hikmah dan pelajaran kehidupan atas apa yang telah terjadi.

Menyikapi Dengan Taubat
  • Pandemi covid-19 seakan mengajarkan kita dan menegur kita bahwa kita sudah sangat jauh dan berdosa banyak kepada Allah. Oleh karena itu, bertaubatlah kepada Allah, mintalah ampunan kepadanya. Selama dirumah, perbanyak ibadah.
  • Allah telah membatasi interaksi sosial antar umat manusia, Allah telah menutup tempat-tempat hiburan malam, bahwa diantara semua itu terdapat banyak keburukan didalamnya. Allah mengurung manusia agar tetap dirumah hanya untuk beribadah dan melakukan hal yang positif.
  • Allah memberikan kegelisahan kepada manusia karena larangan berkumpul dalam suatu majlis, larangan shalat berjamaah di masjid, seakan-akan menyeru pada kita agar selalu ingat kepada Allah, bahwa Allah-lah tempat bersandar dan memohon ampun.
  • Ditengah pandemi ini, Allah memberikan dua momen yang spesial, yaitu malam Nisfu' Sya'ban dan bulan Ramadhan, yang merupakan waktu-waktu yang  barokah. Waktu tersebut harus kita gunakan dengan baik untuk beribadah dan bertaubat kepada Allah untuk bekal di akhirat nanti.
Semoga Allah swt. segera menghentikan pandemi covid-19 ini, dan semoga kita selalu berada dalam kesehatan dan perlindungan-Nya.

Jangan lupa stay positive every time dan saling mengingatkan kebaikan kepada sesama. Mohon maaf apabila banyak kesalahan, karena itu murni dari saya, dan kebenaran hanya milik Allah semata.
Wallahu alam bishawab.
Menyikapi Pandemi Covid-19
Stay Positive Every Time
Husnudzan, Raja', dan Taubat
Oleh: Dede Syifa Izzatul Aulia
Google Gayo
Oleh Google Gayo

Surat Al-Hujurat ayat 6 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ "Wahai orang-orang yang beriman, jika datang seorang yang fasik kepadamu membawa berita, maka tangguhkanlah (hingga kamu mengetahui kebenarannya) agar tidak menyebabkan kaum berada dalam kebodohan (kehancuran) sehingga kamu menyesal terhadap apa yang kamu lakukan".

Langganan

jangan tinggalkan link aktif di komentar

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>