Mengenal Sosok Yulias Sopacua Tentara KNL Yang Membela GAYO - googlegayo.com

Jumat, 24 Juli 2020

Mengenal Sosok Yulias Sopacua Tentara KNL Yang Membela GAYO

  
Sosok Yulias Sopacua Tentara KNL Yang Membela GAYO
GoogleGayo.com - Nederlands(ch) - indische Leger (KNIL), yakni tentara yang melayani pemerintah Hindia-Belanda dari Ambon.

Yulias Sopacua yang berdarah Ambon itu bergabung ke pasukan Aman Dimot setelah Iari dari pasukan "KNIL", dan tidak mudah, meninggalkan KNILjuga membuat Yulias menjadi buronan.

Namun sebagai orang Indonesia, ia memilih membela Indonesia lebih penting, dan akhirnya singah dipasukan Aman Dimot untuk turut berperang bersama di Medan Area.

Kedekatannya dengan Aman Dimot berikut pasukannya, bukan hanya dalam waktu singkat.

Yulius Sopacua rupanya sudah menyatu dengan masyarakat Gayo sebelum bergabung bersama pasukan Aman Dimot, dan sakin dekatnya Yulius lantas diberi nama "Ring Waring", nama khusus untuk Yulius.

Kedekatannya dengan masyarakat Gayo memang cukup fenomenal. Ke Takengon, Ring Waring sekaligus membawa istri bernama Mahdalena, perempuan berdarah Jawa-Bali.

Hasil perkawinan mereka membuahkan anak Iaki-Iaki yang kemudian diberi nama Otto Sopacua.

Otto Sopaqua adalah seorang seniman musik yang ikut berkonstribusi besar dalam mengembangkan seni musik keroncong di dataran tinggi Gayo.

Namanya identik dengan nama-nama seniman besar Iainnya di Gayo seperti AR Moese dan Syech Kilang, namun Otto pria yang komit dijalur musik.

Cucu almarhum Ring Waring, Darwin Sofacua yang datang mengantarkan ibunda Rosda, lstri almarhum Otto Sofacua, untuk memenuhi undangan Gubernur Aceh, mewakili Ring Waring.

Ia mengatakan, Ring Waring tewas bersama Aman Dimot setelah sempat ditawan hingga akhirnya dieksekusi Belanda di Sumatera Utara.

Aman Dimot, pejuang Gayo yang juga ditawan tewas dieksekusi Belanda menggunakan peluru "granat". (Bersambung)

Sumber: Joe Samalanga

Jangan Lupa Untuk Berbagi Informasi Kepada Sesama